Diduga Lakukan Affair, Sepasang Guru MI Diadukan ke Kemenang Nganjuk

Diduga Lakukan Affair, Sepasang Guru MI Diadukan ke Kemenang Nganjuk
Foto oknum guru berinisial RS dan IN yang Diduga dalam kamar hotel

NGANJUK - Dua oknum guru yang mengajar di dua yayasan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur diduga selingkuh.

Informasi yang dihimpun jurnalis Indonesiasatu.co.id bahwa kedua oknum guru berinisial RS dan IN yang menjabat sebagai kepala sekolah dengan status Inpassing di dua yayasan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Nganjuk.

Menurut ZA suami dari RS mengatakan bahwa dugaan tersebut sangat kuat karena ada beberapa dokumentasi foto berdua antara istrinya dengan IN yang juga bertugas sebagai kepala sekolah di salah satu MI.

"Dalam foto tersebut mereka berdua berpelukan didalam kamar yang diduga kuat adalah sebuah kamar hotel, " kata ZA kepada jurnalis Indonesiasatu.co.id pada Minggu (16/05/2021).

Sementara ketika IN didatangi jurnalis Indonesiasatu.co.id pada Senin (17/05/2021) mengelak kalau ada hubungan gelap dengan RS.

"Sebenarnya saya dengan RS itu tidak ada hubungan apa-apa, namun karena kita sama-sama dinaungi Kementerian Agama (Kemenag), jadi saya itu sering ke Nganjuk bersama RS berboncengan, " kata IN.

Informasi tersebut juga dibantah oleh RS karena tidak sesuai.

Namun setelah oleh diserahkan kepada Imam Gozali SH kuasai hukum untuk dimediasi justru RS memberikan penjelasan melalui seluler.

Menurut Imam, mengatakan ini setelah diketahui foto mesra tersebut, RS pernah mengakui kesalahannya kepada suaminya, (ZA_red) namun ZA tidak terima karena kelakuan istrinya tersebut sudah keterlaluan, ditambah sikap IN yang seolah menantang perkara, sehingga membuat ZA merasa dilecehkan selaku suami RS.

Imam menambahkan RS sempat mengirimkan pesan singkat melalui salah satu aplikasi dengan singkat.

"Kan ga ad aktifitas zina, hny brpelukan. Di tv2 jg bnyak pak, " imbuh Imam menirukan pesan RS.

Imam juga sempat melaporkan kejadian tersebut ke kantor Kemenag Kabupaten Nganjuk akan segera ditindaklanjuti.

"Keduanya telah dipanggil pada Sabtu (05/06/2021) dan membuat pernyataan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, " pungkas Imam.

Sejak saat itu sampai berita ini diturunkan belum ada kejelasan dari pada perkara yang melibatkan dua oknum guru tersebut.

Jurnalis : Sakera

Editor     :  Tiarsin

Kabiro    :  Kabupaten NGANJUK

Jawa Timur Kemenag Nganjuk
Tiarsin

Tiarsin

Previous Article

Didampingi Dandim 0810/Nganjuk, Pangdam...

Next Article

Wujudkan Herd Immunity, Sinergi Kodim 0810...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 76

Postingan Tahun ini: 2844

Registered: May 23, 2021

Afrizal

Afrizal

Postingan Bulan ini: 74

Postingan Tahun ini: 1802

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 72

Postingan Tahun ini: 116

Registered: Aug 19, 2021

Zulfahmi

Zulfahmi

Postingan Bulan ini: 51

Postingan Tahun ini: 712

Registered: Nov 23, 2021

Profle

Iswan Dukomalamo

Kota Tikep Berlakukan Kartu Vaksin Sebagai Syarat Penyebrangan Antar Pulau
Upaya Mencegah Masyarakat Dari Resiko Hukum, Kejati Malut Gelar Kegiatan Penerangan Hukum
Bus Manggarai Indah Trayek Maumere-Ruteng Tertimpa Pohon di Boawae Lima Penumpang Dilarikan ke Puskesmas
Bangunan Senilai 4, 2 Milyar Mangkrak, Ada Temuan  Korupsi

Follow Us

Recommended Posts

Pentingnya Peran Pemuda, Demokrat Banyuwangi Ajak Pemuda Mulai Mengenal Politik
2 Jendral Polwan Salurkan Bantuan Untuk Pengungsi Semeru
Bupati Ponorogo Pastikan Seleksi SKB CPNSD Transparan
Polda Jatim Salurkan Bantuan Kontainer Pendingin kepada RSUD Haryoto
Kapolres Lumajang Terima Bantuan 14 Excavator dan Alat Berat dari Kapolda untuk Proses Evakuasi